Sabtu, 21 Mei 2016

PRODUKSI

PRODUKSI


Seperti telah dijelaskan pada bagian terdahulu bahwa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia memerlukan alat pemenuh kebutuhan yang berupa barang dan jasa itu dinamakan produksi.


Orang atau badan yang memberikan hasil produksi disebut produsen. Masyarakat atau orang yang memakai hasil produksi disebut konsumen. Produsen dan konsumen saling memerlukan. Produsen tidak mempunyai arti apa-apa jika tidak ada konsumen. Sebaliknya, konsumen tidak dapat memekai barang-barang tertentu jika tidak ada produksi.
Pengertian produksi dapat dibedakan berdasrkan pengertian luas dan pengertian sempit. Dalam pengertian sempit, produksi diartikan sebagai usaha dan aktivitas untuk menciptakan suatu barang atau mengubah suatu barang menjadi barang yang lain. Selanjutnya, produksi dalam arti yang luas, dapat diartikan sebagai segala usaha atau aktivitas yang ditujukan untuk menambah atau mempertinggi nilai dan faedah suatu barang.


Dalam proses mempertinggi produksi, sumber daya manusia sebagai pelaksana produksi sangat penting dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai sehingga mereka dapat bekerja lebih cepat, tepat, dan efisien. Upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia antara lain dapat berupa penataran, pelatihan, dan penyuluhan. Contoh kegiatan produksi di antaranya petanimenghasilkan padi dan pengusaha pabrik tempe menghasilkan tempe.
Produksi dalam pengertian luas ataupun sempit terdiri dari empat faktor yang merupakan bagian dari kegiatan produksi dan dapat mempengaruhi kegiatan produksi, yaitu faktor produksi alam, tenaga kerja, modal, dan keterampilan (skill). Faktor produksi alam terdiri dari tanah, iklim, mineral, kekayaan hutan, dan air.
Faktor tenaga kerja meliputi semua orang yang bersedia dan sanggup untuk bekerja. Modal adalah semua barang yang dihasilkan dan dipergunakan dalam produksi untuk masa depan, antara lain bahan bakar, mesin-mesin, gedung-gedung, dan instalasi pabrik. Keterampilan atau skill dalam kegatan ekonomi adalah kemampuan manusia untuk menjalankan dan mengatur kegiatan produksi sehingga produksi dapat berjalan dengan lancar dan baik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar